Tuesday, February 26, 2008

Eee... Mba Mulan!

Iklan Rexona deodorant edisi Mba Mulan (Mulan Kwok) bertandang ke salah satu pemakai produk Rexona Deodorant. Pada edisi ini dialog Mulan Kwok ngga gigit, minjam istilahnya Titi Kamal ya ngga "megang".

Tuan rumah: "Eee... Mba Mulan!".
Mulan: "Sibuk bu?!" (ini bertanya ada berseru sih???? kok kaku banget ya???)

Abis itu nyeroscos deh tuh tuan rumah, sementara si Mulan diem aja :D (yg dibayar lebih maha yg mana ya????)

diakhir scene, mulan berseru lagi:
Mulan: "Pakai juga donk!"

Cuma itu aja???? Garing banget.....

Wednesday, February 20, 2008

Indovision Paket Cuaca


"Hujan Lebat dan Petir, hanya Satu yang Berani"
Itulah tagline iklan Indovision salah satu operator TV berlangganan di Indonesia. Iklan ini dipajang di www.okezone.com (situs berita online paling keren saat ini). Apa yang istimewa dari iklan ini? Simple saja, ngga ada kata-kata atau informasi yang mengindikasikan kalau iklan ini punyanya Indovision, dan juga ngga ada hal yang mengindikasikan kalau iklan ini iklan TV berbayar.

Ketiadaan informasi siapa si empunya iklan dan apa yang diiklankan itulah yang menjadi daya tarik. Seakan-akan cara ini sebuah pertaruhan memancing rasa penasaran audience. Ya saya sendiri tertarik untuk tahu, ini iklan apa sih? Rasa ingin tahu inilah yang akan memancing kita untuk meng-klik iklan ini. Dan memang itulah yang diharapkan. Jadi kalau mengharapkan audience meng-klik iklanya, ya memang ngga salah kalau informasi sebenarnya disembunyikan dulu. Ya... biar kalau butuh informasinya ya kudu nge-klik, gitu kan?

Tuesday, January 29, 2008

Itung2an Iklan Tarif Termurahnya XL Bebas

Lagi-lagi XL bikin iklan sok jujur yang ternyata benar-benar penuh jebakan. Blas kalau konsumen ngga pakai mikir dan menelan mentah-mentah tuh iklan, bakal ketepu habis-habisan.

0,1/detik ke semua operator, bebas tanpa syarat. Hmmmm.... ya yang dinamakan syarat itu apa sih? Apakah ketentuan bahwa tarif itu hanya berlaku setelah menit ke-2 kalau nelpon ke operator lain itu bukan syarat? Apa sih bedanya syarat dengan ketentuan?

Ini dia faktanya:
Rata2 untuk P.Jawa, Bali & Lombok berlaku skema pentarifan:

  • sesama XL 150 detik pertama kena Rp.10/detik, setelah itu baru Rp.0,1/detik selama 27,5 menit. Ini artinya konsumen harus menghabiskan pulsa 1500 dulu baru bisa menikmati tarif 0.1/detik (benar-benar bersyarat kan?????)
  • Ke operator lain: 120 detik pertama berlaku tarif Rp.25/detik, kemudian 120 detik berikutnya berlaku Rp.0,1/detik, kemudian kembali ke tarif Rp.25/detik selama 2 menit, begitu seteruanya selang-seling. Ini berarti kita harus habiskan pulsa 3000 dulu baru dapat tarif murah.
Nah biasanya anda berkomunikasi lewat HP berapa menit? Ingat iklan XL bebas edisi karyawan datang telat? Berapa lamakah yg dihabiskan untuk nelpon kantor dan ngabari kalau bakal telat? Sampaikah 2 menit? semenit saja sudah lebih dari cukup, nah lo malah mahal kan????

Hmmm.... ya itulah ikkaln XL dengan jargon "TANPA SYARAT" tapi faktanya "PENUH KETENTUAN"